KOMODITAS SYARIAH DI JFX
Roy Sembel
*) Direktur JFX
Eropa sedang krisis. Krisis ekonomi dunia seolah kisah bersambung yang belum tuntas dalam beberapa tahun terakhir ini. Beruntunglah Indonesia banyak belajar dari keterpurukan tahun 1998. Di tengah rantai krisis dunia saat ini, Indonesia tetap tegar dengan pertumbuhan 6,5 % sepanjang tahun 2011 dengan tingkat inflasi 3,79 %. Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-ASEAN dan tingkat inflasi terendah se-Asia Pasifik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama didukung oleh pasar domestic yang baik serta kondisi perbankan yang kuat.
Sektor perbankan, khususnya syariah, berkembang pesat. Peningkatan asset perbankan syariah di Indonesia tercatat 49% sepanjang 2011. Perbankan syariah dengan aktivitas yang berbasis bisnis riil dan bebas bunga memberi pijakan alternative dan fleksibel di tengah badai krisis ini. Pada tahun 2012 ini, perbankan syariahdi Indonesia diharapkan terus menunjukkan pertumbuhan yang besar. Instrumen-instrumen perbankan syariah juga kian beragam. Salah satu Komoditas Syariah yang difasilitasi oleh JFX.
Tantangannya, awareness produk perbankan syariah masih rendah. Hasil riset investor profil Capital Price dan MARS Indonesia pada tahun 2010 mengungkap, ingatan konsumen akan produk (tabungan) BRI Syariah hanya 1,3% dan Bank Mandiri Syariah hanya 0,3%.
Komoditas Berbasis Syariah
Komoditas Syariah merupakan perdagangan komoditas berbasis syariah di Jakarta Futures Exchange (JFX). Ide Komoditas Syariah ini diprakarsai Dewan Syariah Nasional dengan mencoba menjembatani kebutuhan perbankan syariah atas instrument-instrumen manajemen likuiditas melalui pembiayaan untuk mendukung sector rill.
Komoditas Syariah ini memungkinkan perbankan syariah melakukan pembiayaan dengan akadmurabahah dengan komoditas-komoditas yang tersedia di JFX. Dengan produk ini, nasabah bank bisa mengembangkan usaha riil melalui pembiayaan untuk mendapatkan komoditas yang menjadi sumber usahanya. Atau dalam skema transaksi antarbank, maka bank juga bisa menjual komoditas melalui system yang diangun oleh JFX ini.
Saat diusulkan, perbankan syariah telah memiliki Sertifikst Mudharabah Antarbank (SIMA) untuk manajemen likuiditas. Perbankan syariah juga telah menjalankan berbagai bentuk pembiayaan sector riil, antara lain dengan akad murabahah. Namun demikian, dengan platform yang mudah digunakan, Komoditas Syariah bisa menggabungkan kebutuhan manajemen likuiditas antarbank dengan pembiayaan kepada nasabah dalam satu system.
Secara umum, Komoditas Syariah dirancang unuk memudahkan perbankan syariah dalam menjalankan aktivitasnya.
Lebih dari PUAS
Sebagai dukungan Bank Indonesia atas Komoditas Syariah ini, BI mengeluarkan peraturan mengenai Sertifikat Perdagangan Komoditas Berdasarkan Prinsip Syariah Antaebank (SIKA). Seperti SIMA, SIKA digunakan dalam Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS). Peraturan ini menjadi dasar acuan perbakan syariah menggunakan SIKA dalam transaksi interbank. Dalam kerangka PUAS ini, Komoditas Syariah berpotensi digunakan sebagai sarana profit rate swap dalam transaksi antarbank syariah untuk tujuan lindung nilai.
Terlepas dari fungsi Komoditas Syariah bagi transaksi antarbank, Komoditas Syariah dirancang sebagai sarana pembiayaan untuk pengembangan sektor riil. Dalam rantai perdagangan di Indonesia, untuk menjangkau para pengguna akhir, distributor besar seringkali menggunakan agen-agen atau pedagang-pedagang retail dengan pola pembayaran tunda. Tidak jarang pedagang ataupun agen-agen ini bergantung pada hasil penjualan akhir untuk melunasi pembayarannya. Kondisi ini membatasi ruang gerak para agen ataupun pedagang retail meski memiliki potensi pengembangan yang sangat besar.
Dengan Komodias Syariah, distributor besar bisa menggunakan fasilitas Komoditas Syariah sebagai jalur pembayarannya. Agen atau pedagang retail melakukan pemesanan melaluo web based application secara tunai langsung ke distributor-distributor tersebut. Agen atau pedagang ritel bisa membayar secara tunda (atau sesuai kesepakatan dengan pihak bank) dengan akad murabahah. Distributor dibayar tunai, sementara pedagang ritel atau agen dapat mengembangkan usahanya.
Pengembangan Komoditas Syariah ini merupakan bagian dari semangat PRESTASI (Product development, Relationship improvement, Education & Socialization, Technology enchancement, Acountability, System of Oprganization and management, Integrity of market) JFX. Dengan semangat ini, JFX melalui produk-produknya berupaya turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dengan menjadi jembatan penghubung kebutuhan perbankan syariah dengan sektor riil. Komoditas Syariah diharapkan bisa membuat perekonomian Indonesia semakin kokoh dan stabil melaju walau dotengah terpaan krisis yang dihadapi dunia.

