Literasi Sistem Resi Gudang di Kabupaten Solok Logo Download PDF


Literasi Sistem Resi Gudang di Kabupaten Solok

 
 
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Solok selenggarakan kegiatan Literasi Sistem Resi Gudang (SRG) di Kantor Bupati Solok, Sumatera Barat, Rabu (30/08). Turut hadir di acara, Staf Ahli Mendag Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi; Sekretaris Bappebti, Nusa Eka dan Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG dan PLK Retno Rukmawati.
 
 
Dalam sambutannya, Sekretaris Bappebti Nusa Eka berharap bahwa kegiatan Literasi Sistem Resi Gudang ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Solok dan sekitarnya yang mana selanjutnya mampu mendorong pemanfaatan Sistem Resi Gudang di daerah tersebut.
 
Bupati Solok, Gusmal menghaturkan selamat datang kepada tim Bappebti dan peserta Literasi Sistem Resi Gudang sekaligus secara resmi membuka acara literasi.
 
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Nasripul Romika memoderatori panel Literasi Sistem Resi Gudang yang menghadirkan 4 (empat) narasumber, yakni Guru Besar Agribisnis, Pertanian, Universitas Andalas Sumatera Barat; Staf Ahli Menteri Bidang Pengamanan Pasar; Perwakilan PT Bhanda Ghara Reksa Medan, Sumatera Utara; dan Ketua PKBL PT Kliring Berjangka Indonesia.
 
 
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi menyampaikan materi mengenai Kebijakan dan Strategi Pengembangan Sistem Resi Gudang. Dalam pemaparannya, Sutriono Edi menekankan pentingnya untuk mengubah cara pandang Sistem Resi Gudang ke arah pendekatan model bisnis serta sinergisitas seluruh stakeholders demi terealisasinya implementasi Sistem Resi Gudang di Solok dan sekitarnya.
 
Guru Besar Agribisnis Pertanian Universitas Andalas, Prof. Rudy Febriamansyah menjelaskan peranan Sistem Resi Gudang dalam pembangunan pertanian dan membahas beberapa hasil studi tentang Sistem Resi Gudang di Indonesia dan Afrika.
 
PT Kliring Berjangka Indonesia (persero), diwakili oleh Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Umum PT KBI, Eny Juliana menyampaikan kepada peserta terkait kesiapan dukungan pembiayaan PKBL PT KBI bagi masyarakat pelaku usaha di bidang Sistem Resi Gudang.
 
Perwakilan PT Bhanda Ghara Reksa, Maradona Sihotang menyampaikan beberapa hal tentang 
pengelolaan gudang dalam Sistem Resi Gudang, termasuk mekanisme alur penerbitan Resi Gudang. 
 
Acara dihadiri sekitar 100 orang peserta yang terdiri dari kalangan petani, kelompok tani, gapoktan, perbankan, akademisi, pelaku usaha di bidang Sistem Resi Gudang lainnya serta SKPD terkait di Solok dan daerah sekitarnya.  
 
[Download PDF]